Cari informasi

image image image image
Seminar Nasional “ Pertanggungjawaban Pidana Korporasi (Corporate Criminal Responsibility)” Sedikitnya perhatian aparat penegak hukum terhadap kejahatan korporasi, seolah-olah tidak sebanding dengan akibat yang ditimbulkannya, baik terhadap keamanan jiwa, harta benda maupun kerugian sosial ekonomi lainnya. Padahal kerugian finansial (cost of crime) yang diderita masyarakat akibat pelanggaran-pelanggaran oleh korporasi dalam bentuk price fixing, pencemaran udara, tanah dan air, pelanggaran perpajakan dan penyuapan diperkirakan sekitar US $ 200 milyar setahun. Sementara cost of crime dari tindak pidana konvensional hanya sebesar US $ 10 milyar setahun, atau sekitar seperduapuluh daripada kejahatan korporasi. Upaya dan peran Kejaksaan dalam mengantisipasi dimensi pertama dan dimensi kedua kejahatan, telah dilakukan dengan melakukan penyidikan dan penuntutan terhadap orang-perorangan sebagai tindak pidana korupsi, maupun TPK sebagai suatu kejahatan white collar. Sementara dalam mengantisipasi dimensi ketiga kejahatan, Kejaksaan juga telah berupaya untuk melakukan penanganan perkara terhadap korporasi, khususnya terkait TPK, TPPU dan perpajakan. Dalam kaitan yang terakhir ini, setidaknya ada beberapa perkara yang dapat dijadikan referensi dalam praktik penegakan hukum di Indonesia antara lain: Perkara PT. Giri Jaladhi Wahana (PT. GJW), Perkara PT. Indosat Mega Media (PT. IM2) dan PT. Indosat , Perkara Asian Agri Group (AAG) dan Perkara PT. Sulasindo Niagatama (PT. SN),” kata D. Andhi Nirwanto Wakil Jaksa Agung RI pada Seminar Nasional bertajuk “ “Pertanggungjawaban Pidana Korporasi (Corporate Criminal Responsibility)” pada hari Kamis 13 Maret 2014 bertempat di Gedung Srijaya Victoria Ballroom Lt.VI Jln.Mayjend Sungkono 212-214 Surabaya.” yang terselenggara atas kerjasama antara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Universitas Airlangga, Indonesia Lawyers Club, D.P.P Asosiasi Advokat Indonesia, dan Lembaga 4 Pilar. Menurut D. Andhi Nirwanto, berdasarkan pengalaman dalam praktik penyidikan, penuntutan, eksekusi dan permohonan pembubaran korporasi ini merupakan bentuk tindakan aparat Kejaksaan dalam meminta pertanggungjawaban pidana korporasi, yang diakibatkan oleh tindak pidana yang dilakukannya maupun tindakan korporasi yang  merugikan kepentingan umum dan melanggar peraturan perundang-undangan. Hal penting lainnya yang dapat dicatat, bahwa penyidikan, penuntutan, eksekusi dan pembubaran korporasi telah diakui dalam berbagai teori hukum sebagai doktrin maupun dalam perundang-undangan sebagai hukum positif, serta dalam praktik peradilan sebagai yurisprudensi. Mengingat banyaknya perundang-undangan yang telah mengatur tentang pertanggungjawaban pidana korporasi, namun dalam praktik penegakan hukumnya masih sangat minim sehingga perlu adanya keselarasan antara law in a book dan law in action. “Pada akhirnya, diperlukan adanya pengetahuan secara komprehensif dan kesamaan perspepsi diantara aparatur penegak hukum terhadap pertanggungjawaban pidana korporasi. Komitmen dan kesungguhan dari aparatur penegak hukum merupakan modal utama dalam mengimplementasikannya, semata-mata demi tegaknya hukum dan keadilan. Upaya ke arah itu dapat dilakukan dengan melakukan pendidikan dan pelatihan terpadu antar penegak hukum, dengan harapan dapat dihasilkan adanya road map dan blue print dalam penanganan pertanggungjawaban pidana korporasi,” kata D. Andhi Nirwanto. Seminar ini selain selain D. Andhi Nirwanto (Wakil Jaksa Agung RI) juga hadir pembicara Prof. Dr .H. Muladi, SH (Guru Besar FH Undip). Seminar yang sangat atraktif itu berlangsung selama tiga jam. Tak lupa, usai seminar peserta antusias dan berebut foto dengan Wakil Jaksa Agung RI . D. Andhi Nirwanto. Sumber Tim Website Kejaksaan Tinggi Jawa Timur/(Ray)
” Coffee Morning” bersama Media massa Kamis, 20 Pebruari 2014 pukul 09.00 WIB diadakan ”coffee morning” bersama media massa di Aula lt. 8 Gedung Kejakasan Tinggi Jawa Timur Jl. Ahmad Yani 54-56 Surabaya. ”Coffee Morning” ini dihadari oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,  Arminsyah, SH.M.Si; Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Martono, SH.MH; Asisten Pembinaan, Sartono, SH MH; Asisten Intelijen, Andi Herman, SH.MH;  Asisten Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, SH. MH; Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara , Djuweriyah Makmun, SH. MH; dan Asisten Pengawasan,  Arief SH.MH. serta Kasi Penerangan Hukum, Romy Arizyanto,SH.MH. dengan mengangkat tema ”Bersama untuk Saling Mengerti” dan undangan yang hadir adalah media massa yang ada di wilayah Jawa Timur diantaranya Jawa Pos, Memorandum, Surya, Trans 7, TV One, JTV, Elshinta, Kominfo Jatim, Surabaya pagi, Aktual.co.id, MNCTV, Modus Operandi, VOA, Indosiar, Duta, Bhirawa, Viva News, Nusantara, Panji Nasional, Merdeka.com, SBO, Radio Mercury, TVRI, Haria Bangsa, Berita Jatim.com, Radar Surabaya, Surabaya TV, Metro TV, Radar.co.id, Berita Metro. Pada acara ini Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyampaikan bahwa Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ikut mengawasi ”kerawanan ” tindak pidana korupsi terhadap bantuan korban bencana alam Gunung Kelud, tentu banyak bantuan dan sumbangan yang mengalir baik dari pihak swasta maupun pemerintah. Maka dari itu kita mengingatkan bagi pengelola dana bencana alam, pihak swasta, pemerintah atau LSM untuk benar-benar bekerja secara iklas dan menggunakan berhati nurani dan tidak melanggar hukum, dan media massa untuk ikut berperan serta mengawasi guna mencegah tindak pidana korupsi terhadap bantuan-bantuan penanggulangan bencana alam dan melaporkan apabila menemukan adanya penyelewengan atas bantuan bencana alam tersebut kata Kajati Jawa Timur , Arminsyah. SH. MH. Selain itu Kajati mengingatkan bahwa Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan pada saat terjadi bencana alam (dalam keadaan tertentu) seperti Bencana Alam Gunung Kelud ini dapat  diancam dengan hukuman mati sebagaimana ditur Pasal 2 ayat (2) Undang –Undang RI  Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Pada kesempatan ” Coffee Morning” ini dimanfaatkan oleh media massa untuk melakukan  ”door stop interview” kepada Kajati diantaranya menanyakan seputar perkembangan penanganan perkara-perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan langsung dijawab oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dibantu oleh para Asisten pada Kejati Jatim. Bahwa dengan adanya Coffee Morning bersama media massa ini diharapkan dapat menambah keakraban dan terjalinnya komunikasi yang baik antara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dengan media massa, sehingga dapat mencegah kesimpangsiuran informasi dan dengan adanya komunikasi yang baik ini dapat menghasilkan berita yang baik dan benar, sehingga masyarakat dapat menerima berita atau informasi yang baik, benar dan akurat pula, dan acara Coffe Morning ini berakhir jam 11.00 WIB. Sumber : Redaksi Tim website Kejati Jatim.
Buron Kejari Banyuwangi Ditangkap Kejati Jatim Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Kamis (13/2) berhasil menangkap DPO Kejari Banyuwangi John Robert Andreas di Bandara Udara Juanda Surabaya, pukul 13.05 WIB. John Robert Andreas merupakan terpidana kasus Tindak Pidana Kehutanan sesuai Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1977 K/ PID.SUS/2011 Tanggal 30 Januari 2012 terpidana dinyatakan bersalah melanggar pasal 50 ayat (3) huruf e jo pasal 78 ayat (5) Undang-Undang RI Nomor 41 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 19 Tahun 2004 tentang Kehutanan. Penangkapan terhadap terpidana John Robert Andreas dilakukan oleh Tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sekitar pukul 13.05 di Bandara Udara Juanda Surabaya ketika Terpidana keluar dari pesawat Citilink QG 813 yang mendarat dari Jakarta. Setelah terpidana John Robert Andreas tertangkap kemudian dibawa ke Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Surabaya untuk diserahkan kepada Jaksa Eksekutor dari Kejari Banyuwangi.   (Sumber : Tim Redaksi Website Kejaksaan Tinggi Jawa Timur)
Penandatanganan MoU antara PTPN X, PTPN XI, PTPN XII dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Surabaya, Jumat 7 Pebruari 2014 jam 09.00 WIB bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah dilaksanakan Penandatangan Naskah Kesepakatan Bersama Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (MoU) antara PT. Perkebunan Nusantara X (Persero),  PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) dan PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur . Penandatangan dilakukan oleh Dirut PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) Ir. Subiyono, MMA, Dirut PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) Drs. Andi Punoko, Ak dan Dirut PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Irwan Basri, dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur  Arminsyah, SH. M.Si. yang dihadiri oleh jajaran direksi PT. Perkebunan Nusantara X (Persero),  PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) dan PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Para Asisten pada Kejaksaan Tingi Jawa Timur. Kerjasama ini dilakukan untuk memudahkan pihak PT. Perkebunan Nusantara X (Persero),  PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) dan PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) dalam mendapatkan pertimbangan hukum dan Bantuan Hukum dalam menghadapi kasus hukum perdata maupun kasus Tata Usaha Negara. (Sumber : Tim Redaksi Website KejaksaanTinggi Jatim)

Kegiatan Kejaksaan

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Tentang Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur adalah Kejaksaan di ibukota Provinsi Jawa Timur dengan wilayah tugas meliputi provinsi yang bersangkutan. Kantor Kejaksaan Tinggi ini berada di Jl. Jend. A. Yani No. 54-56, Surabaya Telepon (031) 8291066.

Selengkapnya

Move
-

Artikel Kejaksaan

Informasi
Parcel, Gratifikasi yang Dilarang!

Parcel selalu menjadi polemik menjelang hari raya Idul Fitri seperti sekarang ini. Banyak kalangan menilai, pejabat negara dan pegawai negeri sipil (PNS) seharusnya tidak menerima parsel. Polemik semacam ini perlu disikapi dengan penjelasan yang obyektif, karena...

Selengkapnya ...
Bila Hakim Tak Netral

Di dalam dunia pengadilan instansi yang memegang kekuasaan tertinggi adalah Hakim. Hakim ini memegang dan mengendalikan ritme peradilan. Karena kekuasaanya tersebut terkadang seorang hakim dalam menjalankan tugasnya baik dalam pemeriksa saksi-saksi maupun barang...

Selengkapnya ...

Pejabat Struktural

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Jajak Pendapat

Bagaimanakah pelayanan Kejaksaan menurut Anda?

Iklan Layanan

Copyright © 2010 - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

Login Form